Thursday, 7 June 2012

Tears

I lost my mind,
I lost my concentration...





Aku tidak mengerti kenapa kehilangan dirimu begitu sulit untukku,..
Aku merasa sendiri setelah kamu pergi,..
Aku kesepian...
Nggak ada lagi yang bakal nemenin aku 24 jam, nggak ada yang rela ngorbanin waktunya hanya untuk mendengarkan aku bicara...
Nggak ada yang rela kehujanan demi aku.,. nggak ada yang rela nganterin makan di tengah malam buat aku.. Aku nggak tau.... apa jadinya aku tanpa kamu....
Aku rindu,..
saat tanganmu membelai kepalaku,.. mengusap air mataku,.. dan saat suara khasmu menenangkan jiwaku yang kadang bergejolak...
Aku terlalu bergantung padamu,..
membiarkan seperempat dari nyawaku hidup bersamamu... dan kini,..
saat kamu tidak lagi bernafas ,.. nyawa itu berhenti... sebagian dari otakku berhenti bekerja..

Kau lebih dari kakak untukku,.. Bahkan hanya kamu yang tau persis bagaimana aku... bagaimana sifatku,. bagaimana menenangkanmu...

Aku kesepian tanpamu,.. tidak ada lagi teman yang menemaniku saat malam menerkaku tiba - tiba... hanya air mata yang menemani..
Katamu, "Air mata itu Harapan" tapi kenapa seribu kali aku menangisi kepergianmu tetap tanpa ada harapan   untukku... Kenapa? Kenapa Tuhan begitu sayang padamu? hinggaa Dia memintamu untuk menemaninya di Surga? Kenapa kamu tega membiarkan air mataku terbuang sia - sia karena harapan palsu tentang dirimu,.. harapan bahwa sampai kapanpun kamu tetap tidak akan kembali padaku...

Tidak ada sahabat yang setulus Kamu,. dan Tuhan kini membiarkan aku tanpamu... menguji hatiku.. membiarkan aku terpuruk tanpamu... :'(



untuk, Imam Winandra Wijaya