Tuesday, 7 October 2014

sajak bang tere

*Sepotong bulan untuk berdua

Malam ini,
saat dikau menatap bulan,
yakinlah kita melihat bulan yg sama,
mensyukuri banyak hal,
berterima-kasih atas segalanya,
terutama atas kesempatan utk saling mengenal,
esok-pagi, semoga semuanya dimudahkan..

Malam ini,
saat dikau menatap bulan,
yakinlah kita menatap bulan yang satu,
percaya atas kekuatan janji2 masa depan,
keindahan hidup sederhana, berbagi dan bekerjakeras,
mencintai sekitar dengan tulus dan apa-adanya..

Malam ini,
saat dikau menatap bulan,
yakinlah kita menatap bulan yang itu,
semoga yg maha memiliki langit memberikan kesempatan,
suatu saat nanti, dengan segenap pemahaman baik
menjaga kehormatan perasaan
kita menatap bulan,
dari satu bingkai jendela

kata bang tere~

“Aku harus menyibukkan diri. Membunuh dengan tega setiap kali kerinduan itu muncul. Ya Tuhan, berat sekali melakukannya…. Sungguh berat, karena itu berarti aku harus menikam hatiku setiap detik.”

-- Tere liye, novel "Sunset Bersama Rosie"

Friday, 19 September 2014

random

ada banyak hal yang hanya aku dan Tuhanku saja yang tahu,
ketika aku memilih diam, bukan berarti aku tidak bisa menjelaskan,
bukan berarti aku tidak mendengarnya
aku hanya ingin sendiri merasakannya
banyak yang mengecewakan ketika aku bercerita dengan yang lain
mungkin mereka tertawa dan mengatakan aku kekanak-kanankan, keras kepala, dan lain sebagainya
aku tidak peduli, karena sampai kapanpun mereka tak akan pernah mengerti

Monday, 15 September 2014

believe

mereka bilang hidup adalah sebuah perjalanan, mereka bilang sukses adalah ketika kita tidak perlu bekerja keras untuk dapat uang.
ah itu sudah biasa aku dengar
entah bagaimana aku mengambil keputusan ini, tapi aku meyakininya bersama setiap tekad yang terkumpul, entah kapan aku akan berhenti, tapi aku tidak pernah sekalipun ingin berhenti
ditempat ini, aku gantungkan harapan itu, harapan besar untukku
sebuah mimpi yang tergantung tinggi
aku yakin, aku bisa meraihnya,
suatu hari nanti

Tuesday, 2 September 2014

#

“Ada banyak cara menikmati sepotong kehidupan saat kalian sedang tertikam belati sedih. Salah-satunya dengan menerjemahkan banyak hal yang menghiasi dunia dengan cara tak lazim. Saat melihat gumpalan awan di angkasa. Saat menyimak wajah-wajah lelah pulang kerja. Saat menyimak tampias air yang membuat bekas di langit-langit kamar. Dengan pemahaman secara berbeda maka kalian akan merasakan sesuatu yang berbeda pula. Memberikan kebahagiaan yang utuh – yang jarang disadari – atas makna detik demi detik kehidupan.”

*Tere Liye, novel "Sunset Bersama Rosie"

Thursday, 21 August 2014

kata


banyak bagian dalam hidup ini yang nggak bisa kamu jelasin pake kata kata, sepandai pandainya kamu merangkai kata, hal tersebut tak dapat menggambarkan sesuatu itu..
entah apa itu namanya,
kau tau? terkadang tulisan doa itu tak mampu dieja oleh lisan manusia,
seperti itulah gambarannya tentang kamu, ya cukup aku dan Tuhanku sajalah yang tau
bagaimana setiap baitnya bercerita