petang ini aku ingin bercerita Ranum,
tempo hari raga ini bertemu seorang gadis
berwajah bulat dengan rambut terikat kuda
senyumnya diikuti lesung pipit yang hanya ada disebelah pipi kiri
kehadirannya sempat membuatku terkejut
dia menginginkan kursi kosong di depanku
dia bilang dia sendirian, ingin duduk bersamaku
tangan kanannya membawa sebuah buku
nampaknya dia gemar membaca
sebuah buku karya Khalil Gibran
kemudian kami memulai percakapan
kami beradu argumen tentang sastra dan puisi
aku melihatnya bersemangat sekali Ranum,
dia berbicara dengan ringan
dan tawanya renyah di dengar
tapi apa kau tau Ranum,
di sela - sela tawanya aku malah mengingatmu,
aku ingat betul bagaimana kau tertawa
ketika berhasil menggodaku dengan leluconmu
yang kadang membingungkan itu
Aku ingat betul,